<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\0751437330264533934407\46blogName\75Mancing+Lomba\46publishMode\75PUBLISH_MODE_BLOGSPOT\46navbarType\75BLUE\46layoutType\75CLASSIC\46searchRoot\75http://mancinglomba.blogspot.com/search\46blogLocale\75in\46v\0752\46homepageUrl\75http://mancinglomba.blogspot.com/\46vt\0752652374509606581418', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Minggu, 06 Juni 2010


SETENGAH AIR

Setengah Air adalah istilah yang populer di kalangan pemancing air tawar atau lebih tepatnya kolam atau empang, yaitu kondisi di mana ikan tidak bermain di dasar kolam (mengambang) atau malah muncul di permukaan. Hal ini tentunya mengesalkan, karena ikan mas tidak akan pernah memakan umpan yang dipasang pada kail, karena umpan berada di dasar kolam.

Jika kolam pemancingan cukup jernih airnya, maka kita dapat mudah menentukan apakah ikan sedang setengah air atau kondisi normal. Hal ini dikarenakan ikan atau gerombolan ikan terlihat bergerak atau berenang di permukaan. Namun jika airnya memiliki kekeruhan tinggi atau malah berwarna hijau, cara ini tidak efektif.

Cara terbaik untuk memastikan kondisi ikan mas sedang setengah air adalah dengan memperhatikan ikan atau gerombolan ikan mujair. Ikan ini biasanya selalu ada di kolam pemancingan ikan mas di manapun, karena termasuk survivor (dapat mudah hidup dan berkembang biak di banyak jenis kolam/empang). Jika ikan ini banyak muncul di permukaan, maka dapat dipastikan bahwa kondisi di dasar air cukup dingin yang memaksa ikan mas hanya berenang setengah air dan selalu berpindah. Biasanya terjadi pada hari di mana tidak ada panas dan hari atau malam sebelumnya turun hujan.

Ikan mas dapat hidup di kedalaman hingga 1,5 meter jika kondisi airnya cukup hangat, namun dalam keadaan dingin, mereka akan berenang setengah air dan selalu berpindah untuk mencari tempat yang lebih hangat. Jadi sangat tipis harapan untuk ikan dapat memakan umpan yang anda lempar.

Ada beberapa trik yang dipakai pemancing untuk mengakali hal tersebut, yaitu:
  • Mengganti pelampung yang lebih besar atau memiliki daya apung kuat, hal ini perlu dilakukan untuk dapat mengangkat umpan yang dipasang pada kail agak terangkat (berada di pertengahan antara dasar dan permukaan. Tentu saja jarak pelampung dengan umpan perlu didekatkan. Meski umpan dapat dimakan atau kail tersangkut pada ikan, namun hal ini cukup merepotkan, karena bila ada angin, pelampung akan terbawa yang menyebabkan umpan kita ikut bergeser. Jadi kita akan sering menarik untuk melempar kembali umpan tersebut bila sedang mengikuti lomba (pelampung lari ke wilayah/lapak orang lain.

  • Cara kedua adalah dengan mengganti kail yang lebih kecil (biasa untuk mancing mujair), juga umpannya diperkecil dan jangan memakai timah pemberat atau rangkaian kail yang menggunakan swivel atau kili-kili. Hai ini dimaksudkan agar umpan dapat melayang dan tidak tenggelam. Karena pada kondisi dasar air yang dingin, air dingin memiliki berat jenis lebih berat dibandingkan air yang hangat, sehingga umpan yang kecil dapat melayang. Kelemahannya adalah kesulitan dalam melempar umpan ke tempat yang diinginkan karena terlalu ringan.

  • Cara terakhir adalah dengan menggunakan rangkaian mata kail yang memiliki mata kail lebih dari satu, bisa 2, 3 atau 4 dan tetap menggunakan pelampung. Bila anda hanya memiliki rangkaian mata kail 2, gunakan 2 rangkaian yang disatukan. Tidak perlu memakai umpan, cukup gulungan kecil tanah liat dipasang pada kili-kili kemudian lemparkan pada tempat yang diperkirakan ikan setengah air tadi bergerombol. Jika pelampung bergerak atau bergoyang seperti benang tertabrak, langsung digentak. Hal ini jauh lebih efektif, yaitu dengan menggaet ikan atau istilahnya "menyengget". Meski di beberapa tempat pemancingan ikan lomba melarang untuk menyengget, namun jika kondisi ikan sedang setengah air, biasanya penyelenggara mengijinkan dan menganggap sah bila ada ikan berhadiah atau ikan besar yang tersangkut.

Kalau dapat memilih, maka pilihlah kondisi cuaca sedang cerah atau memilik panas yang cukup. Jika sedang hujanpun tidak mengapa, hanya agak repot saja jika memancing di saat hujan. Yang dapat membuat ikan mas setengah air adalah udara dingin yang berkelanjutan. Jadi... Selamat memancing..!!

Lanjutan..!

Senin, 28 Desember 2009


STRATEGI MANCING LOMBA

STRATEGI
Siapkah anda menjuarai lomba mancing? Para pemancing banyak yang masih beranggapan bahwa menjuarai lomba mancing tergantung dari rejekinya (hoki). Singkirkan jauh-jauh hal tersebut, dan mulai saat ini camkanlah bahwa keberuntungan hanya faktor pembantu saja. Mulailah terapkan persiapan, teknik dan strategi yang benar dalam menghadapi lomba. Berikut dapat diikuti strategi, kiat-kiat, tips dan trik dalam menghadapi lomba mancing. Jika anda mempunyai tips dan trik yang menarik, jangan segan untuk membaginya pada pemancing lain.
PERSIAPAN
Arti persiapan bagi pemancing punya arti yang luas. Dengan persiapan yang matang, pemancing-pemancing handal mempersiapkan dirinya menghadapi lomba. Hal-hal yang harus disiapkan tergantung jenis lomba dan pemancingnya sendiri diantaranya yaitu :

PERSIAPAN ALAT
Pemancing yang baik mempersiapkan alat-alat pancingnya bukan disaat waktu akan menghadapi lomba esok hari. Tetapi setelah pulang dari acara mancing. Biasakan mulai kini untuk membersihkan alat-alat pancing seperti joran, penggulung dan lain-lainnya, periksa kenur, rangkaian pancing, pelampung dan aksesorinya, cuci bersih korang dan seser kemudian gantung sewaktu menjemurnya. Semua itu dikerjakan sewaktu tiba di rumah setelah pergi memancing. Simpan kembali peralatan pancing pada tempat menyimpannya. Kita tidak perlu repot lagi jika sewaktu-waktu akan berangkat mancing. Inilah yang sebenarnya disebut persiapan peralatan mancing.

PERSIAPAN UMPAN
Jika kita hendak mengikuti lomba pada hari Minggu, maka sebaiknya persiapkan bahan-bahan umpan yang tahan lama seperti ikan kalengan, pelet dan sebagainya pada hari Jum'at. Sedangkan bahan umpan yang harus segar olahannya misalkan ikan segar, belut atau kroto dapat disediakan hari Sabtu menjelang malam. Karena kroto baru akan digunakan esok hari maka untuk sementara dapat disimpan di kulkas pendingin.

Pertama kali pisahkan kroto dari kotoran lain dan semut-semut dewasanya. Tempatkan kroto pada besek , tutup sebentar dengan kain atau kertas yang berwarna putih. Buang semut dewasa yang menempel di kain putih tadi lalu ulangi hingga bersih. Taruh kroto ke dalam pendingin secara terbuka, jangan sampai terkena tetesan air. Supaya tidak repot, kita dapat saja membeli kroto sewaktu dalam perjalanan atau di lokasi mancing. Namun hal ini sangat riskan karena dapat saja kehabisan dan harganya agak mahal. Ada baiknya pesan kroto tersebut pada langganan anda jauh hari sebelumnya.

Kembali pada persiapan umpan, setelah semua bahan-bahan terkumpul barulah umpan dikerjakan. Pengerjaannya dapat dilakukan menjelang jam tidur. Kukus lebih dahulu bahan-bahan seperti ubi, kentang, ikan atau belut. Sambil menunggu, pisahkan telur dari putihnya. Parut jagung dan keju. Jadikan adonan bahan-bahannya, masukkan adonan ke loyangnya. Pengukusan sebaiknya menggunakan api kecil dan air di dalamnya telah mendidih agar adonan rata matangnya. Bila telah matang, diamkan umpan jangan diaduk-aduk. Simpan pada tempat aman atau dimasukkan ke mesin penghangat.

PERSIAPAN DANA
Dana yang harus disediakan adalah harga tiket, upah kedi, ongkos perjalanan, biaya pembelian bahan-bahan umpan dan alat pancing yang kurang dan jangan lupa dana untuk membeli makanan dan air mineral jika anda tidak membawa bekal dari rumah. Sebaiknya dana yang disediakan jangan pas-pasan, siapa tahu ada pengeluaran lainnya yang tak sempat diperhitungkan.

STRATEGI LOMBA
Hal yang belum dibahas pada halaman sebelumnya adalah strategi menghadapi lomba. Strategi ini pada dasarnya adalah gabungan pengetahuan mengenai teknik, umpan, karakteristik empang dan ikannya ditambah kiat-kiat khusus yang anda pahami.

STRATEGI SEBELUM LOMBA
Sebelum lomba terapkan strategi berikut; jika empang lomba yang bakal jadi arenanya belum pernah anda datangi. Carilah keterangan sebanyak-banyaknya tentang karakteristik empang, tempat-tempat terbaik yang dapat dibuat titik (hotspot) pelemparan umpan, kedalaman air, warna air, umpan yang biasa dipakai dan hal-hal lainnya yang perlu diketahui. Tanyakan pada teman atau pemancing lain yang pernah berlaga di sana, pada kedi atau kenek pancing yang mangkal di empang tersebut atau sekalian saja datangi (survey) lokasi mancing sebelum hari lomba. Bila semuanya telah jelas, jadikanlah keterangan-keterangan tadi sebagai modal dasar pengetahuan agar tidak canggung lagi sewaktu lomba. Sebagai tambahan, persiapan-persiapan yang diurai diatas tadi juga merupakan strategi sebelum lomba.

STRATEGI SAAT LOMBA
Pada saat lomba, yang menjadi strategi penting yaitu:
  • Datanglah satu jam sebelum lomba dimulai.
  • Lengkapi alat atau umpan yang belum dipunyai.
  • Jika belum punya langganan kenek, tanyakan panitia lomba kenek mana yang baik.
  • Siapkan peralatan pancing, periksa kembali kenur, ikatan, mata kail sekali lagi.
  • Buat umpan yang akan digunakan dan telah siap 15 menit sebelum lomba.
  • Setelah pengundian lapak, segera bawa semuanya ke sana.
  • Lempar pancing tanpa kail untuk mengukur kedalaman air.
  • Bila diijinkan melempar bom, lemparlah umpan bom ke tempat yang potensial.
  • Saat tanda lomba dimulai teruskan menebar umpan bom pada titik potensial lain.
  • Lontarkan pancing, ke tempat yang telah diberi umpan tebaran.
  • Jangan ragu menarik pancing dan melemparnya lagi ke tempat tersebut.
  • Jangan tergganggu oleh lapak tetangga yang telah lebih dulu manarik umpan.
  • Bila di salah satu titik, ikan telah makan maka teruslah untuk memancingnya di situ.
  • Ikan rame cenderung liar, usahakan jangan melewati lapak orang lain.
  • Kusut atau saling terkait kenur adalah sesuatu yang wajar, mintalah maaf jika terjadi.

Pada titik potensial (hotspot) yang sudah jadi, ikan akan terus berkumpul selama umpan di dasar ada. Titik potensial (hotspot) yang sudah jadi ditandai oleh gelembung atau coklatnya air. Teruskan mancing di titik tersebut hingga ikan-ikannya tidak lagi menyambar umpan. Mulailah mencari tiitk lain yang tadi pagi sudah ditabur umpan. Bila di semua titik jarang anda sambaran, coba perkecil bentuk umpan. Atau coba gunakan rangkaian kail tunggal.

Bila tidak juga ada sambaran, biarkan saja dan bersantailah atau makan siang dahulu. Buang umpan pagi hari dan aduklah umpan yang baru. Lewat tengah hari kembali lontar umpan ke titik potensial pagi tadi. Biasanya ikan akan kembali galak memakan umpan. Jangan dilupakan titik potensial yang lain, cobalah melemparnya ke sana.

Bila mendapat ikan besar, cobalah untuk tenang menghadapinya. Jangan gugup, mintalah maaf bila ikan melarikan diri ke lapak sebelah. Timbang segera ikan bila dirasakan dapat masuk nominasi. Jangan putus asa, berusahalah terus dan jangan segan mencoba trik-trik lain. Bila lomba usai, kemasi peralatan dan jangan sampai tertinggal. Bila belum berhasil jangan kecewa dengan apa yang dicapai hari ini. Pelajari apa yang jadi penyebabnya untuk kesuksesan di lain hari.

STRATEGI SETELAH LOMBA
Mungkin ini juga merupakan strategi penting yang dilupakan. Mulai sekarang cobalah untuk mengingat apa saja kendala yang dihadapi saat lomba tadi. Diskusikan dengan teman-teman sesama pemancing atau buka lagi buku pintar dan pelajari apa yang jadi penyebab kurang berhasilnya strategi yang tadi diterapkan. Beberapa penyebab yang ada mungkin seperti yang diungkap di bawah ini :

  • Pemancing lain menggunakan umpan yang lebih cocok untuk karakteristik ikan dan telah mengenal dengan baik karakteristik empang lomba tersebut.
  • Banyak lumpur atau lumut yang mengurangi kwalitas air, sehingga ikan malas makan.
  • Tingkat oksigen juga mempengaruhi ikan perhatikan apakah empang mempunyai sistim aerasi yang baik.
  • Ikan yang ditebar banyak yang sakit.
  • Teliti darimana ikan berasal.
Penebaran ikan yang tidak merata disebabkan perbedaan kedalaman air.

Untuk mengatasinya, cobalah membuat umpan seperti yang dipakai pemancing lain. Walau umpan hanya terbuat dari pelet saja (murni pelet tanpa tambahan apapun), karena kemungkinan memang umpan tersebut yang disukai ikan.

Empang yang telah banyak lumpur, lumut dan endapan sisa umpan, membuat ikan malas makan. Hal ini pasti dirasakan oleh semua yang memancing di situ. Salah satu caranya adalah pengelola empang untuk mengangkat endapan dan mengeringkan empangnya lebih dulu. Jika tidak, cobalah cari kombinasi umpan yang lain, gunakan umpan hidup, umpan wangi, umpan amis dan lihatlah umpan mana yang jalan.

Bila diketahui ikan banyak yang sakit, ikannya selalu berkeliaran, cobalah perhatikan jalur perjalanannya dan cegatlah dengan umpan ditempat yang dilewatinya. Bila kedalaman air pada jarak terdekat anda cukup memadai, dapat dilemparkan umpan di situ.

Untuk mengetahui asal ikan dapat dilihat dari bentuk badan ikan yang berhasil ditangkap. Bila memiliki tubuh yang langsing agak panjang, kemungkinan ikan berasal dari kolam air deras yang lebih menyukai umpan dengan bahan dasar pelet. Bila ikan bertubuh gemuk dan jarak tubuh yang pendek, maka kemungkinan ikan berasal dari kolam air tenang atau keramba apung yang menyukai umpan berbahan dasar ubi.

Kedalaman empang yang berbeda dapat menyebabkan penyebaran ikan tidak merata. Untuk itu camkanlah bahwa kemungkinan dilain waktu akan mendapatkan hasil undian lapak yang bagus yang banyak ikannya. Terapkan target penangkapan, sebab ikan besar cenderung menyendiri, jadi jika mendapat tempat yang banyak ikannya maka carilah ikan sebanyak anda dapat. Namun jika anda mendapat lapak yang kurang ikannya, bersabarlah dan konsentrasikan target penangkapan hanya pada ikan besar saja. Tentunya suatu kepuasan bila seharian hanya mendapat satu ekor saja namun berhasil masuk nominasi. Syukur kalau kedua target tadi didapatkan.

Lanjutan..!

Sabtu, 03 Oktober 2009


Bahan Pembuat Umpan Ikan Mas

Mungkin ada dari beberapa rekan Pancinger yang belum mengetahui seperti apa bahan pembuat umpan, yang namanya saya sebut-sebut pada pembuatan umpan khusus ataupun formula yang dapat digunakan untuk memancing.

Untuk itulah.. Ditampilkan beberapa gambar bahan pembuat umpan.. yaitu:
Katulampa







Deho Tuna





LD3Erium_JogjaPolos







Paikin








PeletJitu







Gambar akan selalu diusahakan ditambah selengkap mungkin.

Lanjutan..!

22 Ramuan Khusus Umpan Mancing Lomba

Beberapa ramuan umpan ikan berikut ini digunakan untuk satu hari pemancingan. Jika dianggap terlalu banyak maka takaran menu dapat anda ubah sendiri sesuai dengan perbandingannya.

RAMUAN UMPAN (1)

3 kg ikan mas atau belut

Cara membuat :
Bila memakai ikan mas, buang isi perut dan insangnya, kukus hingga masak. Untuk belut, masukan saja ke dalam kantong plastik bening dapat juga ditambahkan daun pandan dan sedikit daun sereh, kukus hingga matang.

Cara pakai cukup diambil dagingnya saja, kaitkan pada kail.

RAMUAN UMPAN (2)

30 Tongkol jagung muda
1,5 ons singkong
0,5 butir kelapa muda
1 blok keju Kraft
Roombutter Weijmans secukupnya
5 butir kuning telur bebek ( boleh tidak dipakai )
3 kg kroto (kroto beras)

Cara membuat :
Jagung, singkong, kelapa muda dan keju diparut lalu dicampurkan dengan sisa bahan dan diaduk rata. Adonan dibungkus rapat dengan alumunium foil. Dikukus selama 2 jam dengan api kecil, air sudah harus mendidih saat adonan dimasukkan. Kroto dicampurkan saat umpan akan dipakai.

RAMUAN UMPAN (3)

5 kg ubi jalar
2kg daging belut
Ocoy (pengeras umpan) secukupnya
2 kg kroto

Cara membuat :
Ubi jalar dikupas. Ubi jalar, daging belut, dan ocoy dicampurkan kemudian dihaluskan dengan blender. Ocoy fungsinya sebagai pengeras. Bila tidak ada, bisa diganti dengan tepung mie atau susu bubuk. Saat akan dipakai, adonan dicampur lagi denagan kroto.

RAMUAN UMPAN (4)

1 kg ubi kuning
20 tongkol jagung manis
1 pak keju Kraft (250 g)
250 gram mentega
3 kaleng ikan tuna
250 gram Bubur bayi Cerelac rasa pisang
10 ekor belut
8 butir telur (bagian kuningnya saja)
Susu murni secukupnya
1 kg kroto

Cara membuat :
Ubi, belut dan parutan jagung manis dikukus terpisah. Untuk jagung kukus setengah matang saja.Parut ubi dan keju, haluskan daging ikan tuna dan daging belut. Campurkan semua bahan di atas tadi aduk hingga rata. Untuk kroto dicampurkan saat umpan akan dipakai.

RAMUAN UMPAN (5)

2 bungkus Indomie kari ayam
4 butir telur ayam kampung
2 sendok makan penuh bubur bayi Nutrisia beras
1 sendok makan susu bubuk Infamil
2 sendok makan roombutter Weijmans
1 sendok teh keju Kraft
1 sendok teh bubur bayi Cerelac beras

Cara membuat :
Indomie diblender sampai halus lalu diaduk dengan kuning telur yang sudah dikocok. Roombutter dipanaskan sampai mencair. Ke dalamnya lalu dimasukkan keju parut dan diaduk. Pemanasan diteruskan dengan api kecil. Bahan-bahan lain kemudian dicampurkan. Selama pengadukan, api harus tetap kecil supaya adonan tidak hangus. Setelah warnanya agak kuning, bubur bayi Cerelac beras dimasukkan dan diaduk lagi. Adonan didinginkan sebelum dimasukkan kedalam kaleng untuk disimpan. Cerelac berfungsi untuk pengeras umpan. Apabila saat dipakai umpan terlalu lembek ( mudah hancur ), tepung Cerelac dapat ditambahkan lagi. Sebelum dipakai umpan harus dicampur rata dengan telur semut merah atau kroto secukupnya.

RAMUAN UMPAN (6)

1,5 bungkus mie instan
3 sendok makan pelet
2 ons kelapa parut
2 ons ubi jalar putih atau kuning
2 ons ikan tongkol segar atau olahan
1,5 ons susu bubuk full cream
4 butir telur bebek ( mentah atau asin )
1,5 ons keju
2 ons kroto
3 tetes esen nangka

Cara membuat :
Mie instan dan pelet dibuat menjadi tepung, kelapa parut dibuat santan dan digodok sampai keluar minyaknya. Ubi jalar dikupas dan dicuci bersih lalu dikukus sampai matang. Ikan tongkol dicuci bersih dan dikukus sampai matang. Kulit dan duri ikan dibuang kemudian ikan digoreng dengan minyak hasil rebusan santan kelapa.Telur bebek mentah digodok sampai matang dan diambil bagian kuningnya. Keju diparut. Semua campuran bahan diaduk atau ditumbuk bersama susu dan esen sampai benar - benar halus dan tercampur dengan baik. Kroto diseduh dengan air mendidih. kotoran dan semut yang masih ada dibuang lalu ditiriskan dengan sedikit diperas. Kroto dicampurkan dengan umpan pada saat mulai mancing.

RAMUAN UMPAN (7)

2 tongkol jagung manis (sweetcorn ) muda
1,5 ons ubi jalar manis
1 ons singkong
0,5 ons keju Kraft
2 kuning telur ayam kampung
0,5 sendok teh gula pasir
0,5 sendok garam
1 ons kacang tanah
2 ons kacang mete
mentega secukupnya

Cara membuat :
Kacang mete dan kacang tanah digoreng dengan mentega, setelah matang keduanya kemudian diblender sampai benar-benar halus. Jagung muda, ubi jalar, dan singkong dikupas lalu diparut sampai halus demikian juga keju kraft dihaluskan, diaduk jadi satu dengan bahan-bahan yang lain, kemudian dibungkus, dikukus dengan api besar sampai matang. Pada saat digunakan, umpan umpan jagung ini harus dicampur dulu dengan kroto atau daging belut.

RAMUAN UMPAN (8)

3 buah ubi jalar manis
1 kaleng Tuna (Tuna in oil)
2 bungkus Chiki Snack keju
2 bungkus pelet merah
1 tutup botol minyak ikan (Scott's Emultion White)

Cara membuat :
Kukus ubi jalar, parut dan haluskan. Remas Chiki Snack hingga hancur, campurkan dengan adonan aduk lagi sampai rata. Tuna kaleng dibuka tuangkan minyaknya saja tambahkan sedikit air tuang lagi ke adonan (daging ikan dapat dipakai ke umpan lain). Masukkan pelet dan minyak ikan Scott's, aduk hingga merata. Campurkan kroto atau daging belut saat akan dipakai.

RAMUAN UMPAN (9)

20 tongkol jagung manis
1/3 kelapa ukuran sedang.
1 kg ubi kuning
1 blok keju Kraft
3/4 sendok makan mentega Weijmans
8 butitr telur bebek
1 liter susu sapi murni.

Bahan campuran lain :
4 ekor bandeng hitam basah
2 Kg kroto putih segar

Cara membuat :
Jagung dan kelapa digiling halus. Ubi kuning dikukus lalu diparut. Keju diparut. Susu sapi dimasak diatas api kecil sambil terus diaduk hingga tinggal 6 sendok makan. Telur bebek ( 5 butir campur dan 3 kuningnya saja ) diaduk dengan mixer pada kecepatan tinggi. Jagung, kelapa, ubi, keju, susu sapi, dan mentega dicampurkan ke adonan telur sambil terus diaduk pada kecepatan tinggi. Umpan siap dipakai. Catatan : Jika akan dipakai mancing pada pagi hari, umpan harus dibuat malam hari dan harus sudah jadi tepat menjelang pagi.

Cara memakai : Kroto puith sebanyak 1/2 dikukus lalu dicampur pelet. Gunakan sebagai bom. Kroto dikukus dengan maksud agar bisa tenggelam. Seperti biasa, sebelum dipasang umpan harus dicampur lagi dengan kroto di bagian luarnya. Jika ikan mas di kolam ternyata menyukai umpan amis, selain kroto, adonan boleh dicampur lagi dengan daging bandeng yang sebelumnya telah dikukus dan dihaluskan. Daging bandeng bisa dicampur langsung ke adonan atau hanya dibagian luar.

RAMUAN UMPAN (10)

2 kg kroto beras
2 butir telur ayam
500 gram tepung ketan
Daun pandan

Cara membuat :
Rendam kroto dengan air panas, bersihkan hingga tersisa yang putihnya saja. Kocok telur, tambahkan tepung ketan, aduk dan ratakan tambahkan sedikit air agar adonan tidak liat (agak encer). Masukkan kroto sedikit demi sedikit, aduk secara perlahan agar kroto tidak terlalu hancur. Gunakan daun pisang untuk membungkus adonan tambahkan daun pandan agar menjadi wangi, jadikan beberapa bungkus kecil. Lalu dikukus dengan api kecil.

Saat akan dipakai beri kroto segar, tak perlu diaduk, pulungan umpan cukup diguling-gulingkan saja pada kroto. Jika umpan terlalu lembek dapat ditambahkan pengeras.

RAMUAN UMPAN (11)

150 gram ubi jalar
100 gram singkong
2 tongkol jagung manis
50 gram keju
2 kuning telur ayam kampung
1,5 sendok makan gula
1,5 sendok garam halus
50 gram kacang tanah goreng
50 gram kacang mete goreng

Cara membuat :
Kukus ubi jalar, singkong, dan jagung manis sampai setengah matang. Parut keju kemudian aduk rata bersama kuning telur. Giling kacang tanah dan mete dengan blender, goreng sampai halus. Tambahkan ubi jalar, singkong, jagung yang telah dikukus, keju dicampur kuning telur, garam, dan gula. Blender sekali lagi hingga halus dan tercampur merata. Kukus adonan yang telah diblender diatas cetakan kue beralas daun pisang kurang lebih 30 menit. Campurkan kroto sewaktu akan digunakan.

RAMUAN UMPAN (12)

3 kg ikan mas atau belut

cara membuat :
Bila memakai ikan mas, buang isi perut dan insangnya, kukus hingga masak. Untuk belut, masukan saja ke dalam kantong plastik bening dapat juga ditambahkan daun pandan dan sedikit daun sereh, kukus hingga matang.

Cara pakai cukup diambil dagingnya saja, kaitkan pada kail.

RAMUAN UMPAN (13)

30 Tongkol jagung muda
1,5 ons singkong
0,5 butir kelapa muda
1 blok keju Kraft
Roombutter Weijmans secukupnya
5 butir kuning telur bebek ( boleh tidak dipakai )
3 kg kroto (kroto beras)

Cara membuat :
Jagung, singkong, kelapa muda dan keju diparut lalu dicampurkan dengan sisa bahan dan diaduk rata. Adonan dibungkus rapat dengan alumunium foil. Dikukus selama 2 jam dengan api kecil, air sudah harus mendidih saat adonan dimasukkan. Kroto dicampurkan saat umpan akan dipakai.

RAMUAN UMPAN (14)

5 kg ubi jalar
2kg daging belut
Ocoy (pengeras umpan) secukupnya
2 kg kroto

Cara membuat :
Ubi jalar dikupas. Ubi jalar, daging belut, dan ocoy dicampurkan kemudian dihaluskan dengan blender. Ocoy fungsinya sebagai pengeras. Bila tidak ada, bisa diganti dengan tepung mie atau susu bubuk. Saat akan dipakai, adonan dicampur lagi denagan kroto.

RAMUAN UMPAN (15)

1 kg ubi kuning
20 tongkol jagung manis
1 pak keju Kraft (250 g)
250 gram mentega
3 kaleng ikan tuna
250 gram Bubur bayi Cerelac rasa pisang
10 ekor belut
8 butir telur (bagian kuningnya saja)
Susu murni secukupnya
1 kg kroto

Cara membuat :
Ubi, belut dan parutan jagung manis dikukus terpisah. Untuk jagung kukus setengah matang saja.Parut ubi dan keju, haluskan daging ikan tuna dan daging belut. Campurkan semua bahan di atas tadi aduk hingga rata. Untuk kroto dicampurkan saat umpan akan dipakai.

RAMUAN UMPAN (16)

2 bungkus Indomie kari ayam
4 butir telur ayam kampung
2 sendok makan penuh bubur bayi Nutrisia beras
1 sendok makan susu bubuk Infamil
2 sendok makan roombutter Weijmans
1 sendok teh keju Kraft
1 sendok teh bubur bayi Cerelac beras

Cara membuat :
Indomie diblender sampai halus lalu diaduk dengan kuning telur yang sudah dikocok. Roombutter dipanaskan sampai mencair. Ke dalamnya lalu dimasukkan keju parut dan diaduk. Pemanasan diteruskan dengan api kecil. Bahan-bahan lain kemudian dicampurkan. Selama pengadukan, api harus tetap kecil supaya adonan tidak hangus. Setelah warnanya agak kuning, bubur bayi Cerelac beras dimasukkan dan diaduk lagi. Adonan didinginkan sebelum dimasukkan kedalam kaleng untuk disimpan. Cerelac berfungsi untuk pengeras umpan. Apabila saat dipakai umpan terlalu lembek ( mudah hancur ), tepung Cerelac dapat ditambahkan lagi. Sebelum dipakai umpan harus dicampur rata dengan telur semut merah atau kroto secukupnya.

RAMUAN UMPAN (17)

1,5 bungkus mie instan
3 sendok makan pelet
2 ons kelapa parut
2 ons ubi jalar putih atau kuning
2 ons ikan tongkol segar atau olahan
1,5 ons susu bubuk full cream
4 butir telur bebek ( mentah atau asin )
1,5 ons keju
2 ons kroto
3 tetes esen nangka

Cara membuat :
Mie instan dan pelet dibuat menjadi tepung, kelapa parut dibuat santan dan digodok sampai keluar minyaknya. Ubi jalar dikupas dan dicuci bersih lalu dikukus sampai matang. Ikan tongkol dicuci bersih dan dikukus sampai matang. Kulit dan duri ikan dibuang kemudian ikan digoreng dengan minyak hasil rebusan santan kelapa.Telur bebek mentah digodok sampai matang dan diambil bagian kuningnya. Keju diparut. Semua campuran bahan diaduk atau ditumbuk bersama susu dan esen sampai benar - benar halus dan tercampur dengan baik. Kroto diseduh dengan air mendidih. kotoran dan semut yang masih ada dibuang lalu ditiriskan dengan sedikit diperas. Kroto dicampurkan dengan umpan pada saat mulai mancing.

RAMUAN UMPAN (18)

2 tongkol jagung manis (sweetcorn ) muda
1,5 ons ubi jalar manis
1 ons singkong
0,5 ons keju Kraft
2 kuning telur ayam kampung
0,5 sendok teh gula pasir
0,5 sendok garam
1 ons kacang tanah
2 ons kacang mete
mentega secukupnya

Cara membuat :
Kacang mete dan kacang tanah digoreng dengan mentega, setelah matang keduanya kemudian diblender sampai benar-benar halus. Jagung muda, ubi jalar, dan singkong dikupas lalu diparut sampai halus demikian juga keju kraft dihaluskan, diaduk jadi satu dengan bahan-bahan yang lain, kemudian dibungkus, dikukus dengan api besar sampai matang. Pada saat digunakan, umpan umpan jagung ini harus dicampur dulu dengan kroto atau daging belut.

RAMUAN UMPAN (19)

3 buah ubi jalar manis
1 kaleng Tuna (Tuna in oil)
2 bungkus Chiki Snack keju
2 bungkus pelet merah
1 tutup botol minyak ikan (Scott's Emultion White)

Cara membuat :
Kukus ubi jalar, parut dan haluskan. Remas Chiki Snack hingga hancur, campurkan dengan adonan aduk lagi sampai rata. Tuna kaleng dibuka tuangkan minyaknya saja tambahkan sedikit air tuang lagi ke adonan (daging ikan dapat dipakai ke umpan lain). Masukkan pelet dan minyak ikan Scott's, aduk hingga merata. Campurkan kroto atau daging belut saat akan dipakai.

RAMUAN UMPAN (20)

20 tongkol jagung manis
1/3 kelapa ukuran sedang.
1 kg ubi kuning
1 blok keju Kraft
3/4 sendok makan mentega Weijmans
8 butitr telur bebek
1 liter susu sapi murni.

Bahan campuran lain :
4 ekor bandeng hitam basah
2 Kg kroto putih segar

Cara membuat :
Jagung dan kelapa digiling halus. Ubi kuning dikukus lalu diparut. Keju diparut. Susu sapi dimasak diatas api kecil sambil terus diaduk hingga tinggal 6 sendok makan. Telur bebek ( 5 butir campur dan 3 kuningnya saja ) diaduk dengan mixer pada kecepatan tinggi. Jagung, kelapa, ubi, keju, susu sapi, dan mentega dicampurkan ke adonan telur sambil terus diaduk pada kecepatan tinggi. Umpan siap dipakai. Catatan : Jika akan dipakai mancing pada pagi hari, umpan harus dibuat malam hari dan harus sudah jadi tepat menjelang pagi.

Cara memakai : Kroto putih sebanyak 1/2 dikukus lalu dicampur pelet. Gunakan sebagai bom. Kroto dikukus dengan maksud agar bisa tenggelam. Seperti biasa, sebelum dipasang umpan harus dicampur lagi dengan kroto di bagian luarnya. Jika ikan mas di kolam ternyata menyukai umpan amis, selain kroto, adonan boleh dicampur lagi dengan daging bandeng yang sebelumnya telah dikukus dan dihaluskan. Daging bandeng bisa dicampur langsung ke adonan atau hanya di bagian luar.

RAMUAN UMPAN (21)

2 kg kroto beras
2 butir telur ayam
500 gram tepung ketan
Daun pandan

Cara membuat :
Rendam kroto dengan air panas, bersihkan hingga tersisa yang putihnya saja. Kocok telur, tambahkan tepung ketan, aduk dan ratakan tambahkan sedikit air agar adonan tidak liat (agak encer). Masukkan kroto sedikit demi sedikit, aduk secara perlahan agar kroto tidak terlalu hancur. Gunakan daun pisang untuk membungkus adonan tambahkan daun pandan agar menjadi wangi, jadikan beberapa bungkus kecil. Lalu dikukus dengan api kecil. Saat akan dipakai beri kroto segar, tak perlu diaduk, pulungan umpan cukup diguling-gulingkan saja pada kroto. Jika umpan terlalu lembek dapat ditambahkan pengeras.

RAMUAN UMPAN (22)

150 gram ubi jalar
100 gram singkong
2 tongkol jagung manis
50 gram keju
2 kuning telur ayam kampung
1,5 sendok makan gula
1,5 sendok garam halus
50 gram kacang tanah goreng
50 gram kacang mete goreng

Cara membuat :
Kukus ubi jalar, singkong, dan jagung manis sampai setengah matang. Parut keju kemudian aduk rata bersama kuning telur. Giling kacang tanah dan mete dengan blender, goreng sampai halus. Tambahkan ubi jalar, singkong, jagung yang telah dikukus, keju dicampur kuning telur, garam, dan gula. Blender sekali lagi hingga halus dan tercampur merata. Kukus adonan yang telah diblender diatas cetakan kue beralas daun pisang kurang lebih 30 menit. Campurkan kroto sewaktu akan digunakan.

Lanjutan..!

Pemancingan Ogel di Pertani

Jakarta, 03 Oktober 2009

Nama Kolam : Pemancingan Ogel
Lokasi : Jl. Pertanian I, Pertani, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Jenis : Lomba Sabtu
Tiket per Lapak: Rp. 70.000,-
Juara: Hadiah I Rp. 400.000 - Hadiah II Rp. 200.000 - Hadiah III Rp. 125.000,- Hadiah IV Rp. 100.000,-

Umpan yang digunakan: Jitu 3 bungkus, Sarden 1 kaleng sedang, Kinoy (hanya sebagai pengeras) 2 bungkus, Kroto 1/2 ons. Semua bahan tersebut dicampur, kemudian masukkan air panas secukupnya, lalu diaduk. Jika umpan terlalu encer, tambahkan kinoy hingga cukup kenyal.

Kisah Sang Juara III Lomba:
Awalnya cukup bingung untuk menentukan pilihan mancing Sabtu ini, karena grup pertama ke Jatiluhur, grup kedua ke Babelan, grup tiga ke Cengkareng. Akhirnya saya putuskan jadi grup empat yaitu ke Pemancingan Ogel di Pertani, dengan pertimbangan lokasi lebih dekat, jadi tidak memakan banyak waktu dalam perjalanan ke tempat atau saat pulang.

Jadilah kami berangkat jam 07:30 ke tempat tujuan. Saat sedang minum kopi, lapak diundi: Toni Cemong (Setan Empang) dapet lapak 1, Mugi dapat lapak 21 dan Devi dapat lapak 23. Kami pun segera berpencar untuk duduk di lapak yang telah diundi tadi. Lomba di mulai jam 8 lewat, Cemong langsung nggentak! gak tanggung2, setan empang ini dapat terus. Devi nggentak juga 1 ekor, sedangkan saya gak gentak2, cuma dikasih nonton doang. untungnya jam 11 siang, pelampung bergerak naik turun (unuk2.. atau ngetrik), langsung saya nggentak.! Lumayan dapat 1 ekor, sementara Toni udah dapat 6 ekor, Devi masih bertahan dengan 1 ekornya.

Pelampung saya sangat sabar,tidak bergerak lagi. Lalu kuputuskan buat lempar kail & umpan pada rembesan (gelembung udara yang banyak, tanda ada ikan di bawahnya). Hasilnya saya nggentak super. Cukup 11 detik, supernya naik dan langsung ditimbang, hasilnya 2,7 Kg, Lumayan.. langsung geser juara 3 & 4 dan menduduki juara III. Juara II berat super yang diangkat juga sama yaitu 2,7 Kg, namun dia naik lebih dulu, saya menempati posisi 3.

Saat siang hari datanglah Pak Wakil RW 04, yang langsung menggantikan posisi Toni Cemong buat nambahin ikan yang didapat. Walaupun sering nyangkut, namun Pak Wakil dapat ikan 2 ekor (yang satu nyasar ke korang pemancing lain) namaya juga lokal...

Hingga pertandingan usai, posisi tetap di urutan ke-3.

Lanjutan..!

Kamis, 23 Agustus 2007


4 Formula Umpan Mancing Lomba Ikan Mas

Dalam Mancing Harian, tiap pemancing memiliki formula sendiri dalam meramu umpan. Apalagi jika umpan tersebut digunakan untuk lomba, perlu diperhatikan jenis airnya, kemudian asam atau basa, warna air. Karena hal ini sangat berpengaruh. Untuk lebih mudahnya, kita bisa saja menentukan jenis umpan berdasarkan dari warna air, jika air berwarna hijau, maka gunakanlah umpan amis. dan jika berwarna coklat muda, gunakan umpan wangi. Jika warna air berada di antaranya, maka perkirakanlah jenis umpannya.! mana warna yang lebih dominan.

Untuk itu saya berikan beberapa formula umpan yang ampuh digunakan untuk mancing lomba berikut cara membuatnya. Mari kita simak...

Formula I :
- Jagung Manis 4 tongkol Diparut
- Kacang Mete 0,5 ons dihaluskan
- 1 ekor Ikan Bandeng ukuran 1/3 kg (Kembung atau Jambal)
- 1 sendok makan Mentega Wysmann
- ¼ potong Keju diparut
- 1 sendok makan Susu Bubuk Dancow
- 4 lembar Daun Pandan (selembar dipotong 4)
- 2 butir telur bebek (merahnya saja)
- Ubi 2 buah ukuran sedang, direbus.
- Kroto secukupnya

Cara Membuat :
- Aduk hingga rata semua bagian di atas kecuali Ubi, kemudian kukus selama 1 jam.
- Pada saat akan digunakan, tunggu hingga dingin, buang potongan daun pandan.
- Beri parutan Ubi Rebus paling banyak 2 buah ukuran sedang atau 1 ukuran besar.
- Jangan mengaduk umpan pada saat masih panas (Mudah Basi)
- Pada saat digunakan, pulungan umpan tambahkan dengan Kroto

Formula II :
- 2 buah Tales Bogor diparut
- 2 sendok makan Susu Bubuk
- ½ kg Lindung/Belut direbus & diambil dagingnya
- 2 butir Telur Bebek berikut putihnya
- Kroto secukupnya

Cara Membuat :
- Aduk hingga rata semua bagian di atas, kemudian kukus selama 1 jam.
- Pada saat akan digunakan, jangan beri tambahan Ubi jika umpan agak lembek
- Gunakan Bubuk Pengeras spt : Kinoy, Sohor, Katulampa, Master.
- Pada saat digunakan, pulungan umpan tambahkan dengan Kroto

Formula III :
- 1 bungkus Indomie dihancurkan
- 2 buah Ubi Ketan atau Kamerun diparut
- 1 potong Bandeng goring, ambil dagingnya atau dihancurkan
- ¼ potong Keju diparut
- 1 butir Telur bebek, ambil merahnya saja
- Kroto secukupnya.

Cara Membuat :
- Aduk hingga rata semua bagian di atas kecuali Kroto, kemudian kukus selama 1 jam.
- Jika menggunakan Ubi Rebus, Adonan tidak perlu dikukus, langsung pakai
- Pada saat digunakan, pulungan umpan tambahkan dengan Kroto

Formula IV :
- Belut Potong ¾ Kg
- 3 potong atau ¾ Kg Ubi Kuning
- 10 tongkol Jagung Manis
- 1 pak Keju Kraft
- 150 gr Mentega
- 2 kaleng Ikan Tuna
- 8 Telur Bebek
- 6 bungkus Umpan Master
- Diva Banana 2 cc/ 2 sachet Susu Dancow
- Diva Milk 1,5 cc

Cara Membuat :
- Belut dikukus sampai masak
- Ubi Kuning dikukus sampai masak
- Jagung Manis dikukus sampai ½ matang (semua diblender sampai halus, satu persatu)
- Keju diparut ditambah 2 kaleng Ikan Tuna, diaduk rata.
- Tambahkan Jagung Manis diaduk rata (Mixer)
- Tambahkan Belut diaduk rata (Mixer)
- Tambahkan Ubi Kuning diaduk rata (Mixer)
- Tambahkan 6 bungkus Umpan Master diaduk rata (Mixer)
- Tambahkan Diva Banana diaduk rata (Mixer)
- Tambahkan Diva Milk diaduk rata (Mixer) / 2 sachet Susu Bubuk Dancow
- Tambahkan 8 Kenung Telur Bebek diaduk rata (Mixer)
- Tambahkan Mentega diaduk rata (Mixer)
- Jika terlalu Encer, dikukus kembali hingga masak
- Saat hendak memakai campurkan Adonan dengan Umpan Master secukupnya hingga dapat dipulung untuk umpan (jika umpan cukup kental, tidak perlu dilakukan)
- Untuk Chumming (Bom) 1 Baskom kecil, tambahkan 1 bungkus Umpan Master diaduk rata, dibuat agak encer.

Demikian beberapa contoh formula untuk umpan lomba yang masing-masing terbukti membawa hasil yang memuaskan. Selamat mencoba.....

Lanjutan..!

Islamic Calendar Widgets by Alhabib
Free Hijri Date

Kecantikan seseorang harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat dimana cinta itu ada.